Aku seperti hidup dalam ruang hampa.
Mati, sekalipun bisa bernafas.
Dapatkah waktu berjalan perlahan?
Memberiku jeda dalam kehidupan.
Penatku ini begitu sesak, membuatku sulit untuk bernafas.
Disatu waktu pernah kupikir kenapa tidak sekalian saja benar-benar mati.
Tapi aku tetap pada prinsipku, hidup ini indah bagaimanapun adanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar